Hati-hati Penimpuan Modus Uang Pinjaman - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hati-hati Penimpuan Modus Uang Pinjaman

Hati-hati Penimpuan Modus Uang Pinjaman

KLARI, RAKA - Alih - alih ingin mendapatkan pinjaman cepat tanpa jaminan, puluhan warga Desa Cibalongsari Kecamatan Klari tertipu dua kawanan pengangguran. Modus penipuan dilakukan dengan cara memberikan sejumlah uang kepada pelaku sebagai persyaratan untuk membeli materai. Warga yang kesal atas ulah kriminal tersebut, warga berinisiatif untuk menjebak pelaku lalu berhasil meringkus, serta dipukili setelah itu langsung digelandang di Mapolsek Klari. 
Salah satu korban warga Kampung Krajan, Desa Cibalongsari Yanah (43) menuturkan, awalnya dia tertarik dengan kabar yang menyerebak di sekitar permukimannya, tentang adanya tempat pinjaman yang mudah tanpa jaminan apapun. Dengan iming-iming mendapatkan uang secara instan tersebut, Yanah langsung menjalin komunikasi dan setelah itu menyepakati sejumlah uang pinjaman. "Saya pengen tahu saja dikasih tahu sama tetangga, pinjem duit gak pake jaminan. Saya mikir kok pinjam uang gampang banget. Saya dikasih nomor teleponnya, besoknya langsung ke rumah," ungkapnya kepada RAKA di Mapolsek Klari, Rabu (13/3).
Lanjut Yanah menuturkan, dirinya hanya disuruh memberikan uang sebesar Rp 30 ribu untuk membeli 5 buah materai seharga Rp 6 ribu. Lantaran sebelumnya, jika ingin meminjam uang kurang dari Rp 5 juta, harus memenuhi syarat membeli materai sebanyak 5 buah. Tanpa terbesit kecurigaan sedikitpun Yanah langsung memberikan uang dan dalam jangka waktu seminggu uang pinjaman akan datang. Tapi, setelah satu minggu lebih, uang yang dipinjam tidak diberikan. "Jaminannya KK dan KTP saja, tapi dia minta uang materai dulu. Cuma bilang persyaratan saja,  cairnya satu minggu katanya. Ibu tidak curiga macam yang di hipnotis," imbuhnya diamini oleh korban lainnya, Yeti (30).
Sementara itu, pelaku yang berjumlah dua orang atas nama Erik (26) dan Imam (30), mengakui perbuatan krimnalnya tersebut. Erik mengaku, nekat melakukan penipuan sebagai modal untuk melamar pekerjaan. Mantan pegawai lising ini juga mengaku, baru melancarkan aksinya sekitar satu minggu dan sudah meraup sekitar 70 korban. "Menipu baru seminggu cuma berdua saja udah 70 orang, alasan kekurangan uang untuk modal melamar kerja. Rencana mau kerja pabrik, itu sekitar Rp 3 juta," akunya.
Rekan Erik, Imam mengaku diajak oleh Erik yang dikenalnya dua tahun laludan dijanjikan sejumlah uang. Imam yang sehari-hari penjual jepitan ini, nekat melancarkan aksinya lantaran terjepit dengan kebutuhan ekonomi. Dan dalam penipuan ini kedua pelaku tersebut mengatasnamakan Multi Asia Finance (MAF) sebagai kedok penipuannya. "Dulu Erik teman kenal dagang sekitar dua tahun. Saya di ajak Erik katanya mau dikasih uang. Kita pakai MAF ide bareng-bareng saja," ungkapnya.
Sementara itu dari tangan pihak kepolisian Polsek Klari mendapati barang bukti ratusan lembar brosur yang digunakan para pelaku untuk menarik minat para korban. Selain itu juga didapati puluhan KK dan KTP yang dijadikan sebagai persyaratan. Menurut Kanit Reskrim Polsek Klari AKP. Esa Yunirizal saat ini pelaku sudah diamankan, dan juga barang bukti. "Kata dia (pelaku) sih sudah 70 orang, dan di saya ada 41 KK. Dia (pelaku) kan alasannya kan untuk materai, dan untuk ACC. Kantornya tidak ada dan alamatnya juga tidak ada. Jika ada warga yang keberatan atas kejadian ini, silahkan lapor (polisi). Dan rata-rata targetnya ini ibu-ibu yang ingin mencari modal berjualan," imbuhnya.
Dikatakan Esa akibat perbuatan krimnal tersebut kedua pelaku dapat dijerat dengan tindak pidana KUHP pasal 378 dan 372 dengan ancaman 4 tahun penjara. Selain ini modus penipuan ini terbilang cukup baru di Klari. "Ancaman penjara 4 tahun dengan pasal KHUP 378 dan 372. Baru kali ini saya bertugas disini penipuan kali ini, kalau di tempat lain mah banyak ya," pungkasnya. (vid)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Semoga Allah pujian
    kakak dan adik saya, menangis lagi untuk host yang menjawab doa-doa saya
    akan menjawab Anda, bagi mereka yang mengatakan tidak ada pemberi pinjaman yang tepat pada
    internet adalah pembohong, aku ingin kau tahu bahwa masih ada beberapa lender
    adalah pinjaman yang baik dan nyata, dan ada satu yang menjawab Allah doa-doa saya.
    Saya telah menjadi korban penipuan internet dan saya ditipu dari 53 juta sebelum
    Saya bertemu dengan seorang teman yang bercerita tentang salah satu pemberi pinjaman benar, pada awalnya, saya meragukan
    dia karena pengalaman masa lalu saya, saya takut tapi teman saya mengatakan kepada saya lakukan
    takut bahwa ia adalah satu-satunya yang dapat membantu saya dalam keuangan saya
    masalah, saya mengambil keberanian untuk mencoba maka saya diminta untuk melakukan pembayaran untuk
    transfer kredit dan saya diberitahu teman saya dan teman saya memberi saya katanya bahwa saya
    harus takut, dan saya mengikuti dia dan saya melakukan pembayaran, tapi yang terbesar
    mengejutkan saya, setelah saya membuat pembayaran transfer, saya mendapat pinjaman saya di jam kurang
    t. Saya sangat senang, dan hari ini tanda ibu lily Dewan Pinjaman membuat saya yang saya
    pagi. Itu sebabnya saya membuat kesaksian ini bahwa Ibu tanda lily adalah kredit yang benar
    pemberi pinjaman di internet dan saya juga mencoba untuk memberitahu saudara-saudara saya untuk
    sangat berhati-hati sehingga Anda tidak akan ba korban seperti saya. jika Anda benar-benar membutuhkan
    pinjaman di internet, Anda lebih baik menghubungi Ibu lily dan saya berikan penuh
    jaminan bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda dari perusahaannya. Emailnya
    marklilyloancompany@gmail.com Tuhan memberkati Anda semua

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template