MUI Tirtamulya Keluarkan Fatwa Murtad - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » MUI Tirtamulya Keluarkan Fatwa Murtad

MUI Tirtamulya Keluarkan Fatwa Murtad

Written By Mang Raka on Rabu, 20 Februari 2013 | 14.00

TIRTAMULYA, RAKA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tirtamulya, mengeluarkan fatwa murtad bagi masyarakat yang percaya hal-hal mistis pada belut cantik yang ada di Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya.
Isu yang berkembang terkait dengan belut aneh milik salah satu warga RT 1, RW 02, Dusun Labandampit, Desa Kertawaluya, sudah diluar nalar manusia. Terbukti, saat ini isu yang terus menyeruak tentang belut memiliki alis tersebut, ada sebagian warga yang percaya air yang berada belut dapat menyembuhkan penyakit. Hal itu ternyata membuat Pemerintah Kabupaten Karawang resah, lantaran Bupati Karawang menginstruksikan Camat agar isu terkait belut tersebut tidak terus berkembang. 
Ketua MUI Kecamatan Tirtamulya H. M Thoir, memberikan fatwa terkait persoalan tersebut. Menurutnya, hal itu bukanlah musyrik namun murtad. Oleh karena itu, MUI menghimbau kepada maayarakat agar kembali meluruskan kembali aqidah. "Memang bukan musyrik, Itu murtad. Murtad ucapan, keyakinan dan perbuatan. MUI menghimbau menyampaikan meluruskan kembali akidah yang salah," ungkapnya kepada RAKA seusai rapat minggon, Selasa (19/2).
Di tempat yang sama, penyuluh agama Ahmad Hidayat mengungkapkan, isu yang berkembang tersebut kemungkinan ada pihak ketiga yang menyebarluaskan informasi yang sesat tersebut. "Kemungkinan ketiga untuk mempunyai perbuatan lain yang sengaja di informasikan, ini hanya kebesaran Allah. Jadikan sebuah hikmah, dihimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing isu ini, selain pemahaman akidah agar tidak menyimpang, terus beribadah tidak menduakan Allah," jelasnya. 
Kepala KUA Kecamatan Tirtamulya Yadi Supriyatna juga angkat bicara, dia mengakui bahwa saat ini masih ada sebagaian masyarakat mempercayai hal-hal yang diluar nalar. Selain itu juga, minimnya filterisasi informasi. Sehingga informasi yang diterima tidak ditanggapi dengan cermat. "Kejadian ini menjerumuskan penyesatan kepada masyarakat, dan saya menghimbau kepada masyarakat segera meluruskan akidah, jika menyimpang dari agama. Memang masih banyak warag kita masih mempercayai hal-hal seperti itu, dan itu juga karena kurangnya penyampaian informasi yang kurang merata, sehingga kurangnya pengetahuan infomasi, sehingga kejadian ini keluarlah isu-isu negatif, padahal itu semua adalah tidak benar," ungkapnya.
Sementara itu, bidang kesehatan Kepala UPTD Puskesmas Tirtamulya Nugraha mengatakan, belut tersebut hasil perubahan genetik dan airnya tak dapat menyembuhkan penyakit malah bisa jadi sumber penyakit karena mengandung kuman dan bakteri. (vid)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.