Ratusan Buruh PT Hansin Indonesia Duduki Perusahaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ratusan Buruh PT Hansin Indonesia Duduki Perusahaan

Ratusan Buruh PT Hansin Indonesia Duduki Perusahaan

Written By Mang Raka on Jumat, 11 Januari 2013 | 14.00

CIKAMPEK, RAKA - Ratusan buruh PT Hansin Indonesia melakukan unjukrasa dan menduduki perusahaan. Mereka menuntut, pegawai kontrak yang sudah bekerja selama dua tahun, bisa diangkat menjadi karyawan tetap. Akibat aksi demo ini, kedutaan besar negara Jepang sampai membuat surat kepada kepolisian untuk menjaga warga negeranya yang tak lain adalah manajemen PT Hansin Indonesia.
Areal disekitar PT Hansin Indonesia yang berada di kawasan Indotaisei, tiba-tiba berubah menjadi lautan orang, ketika ratusan buruh PT Hansin Indonesia belum ditambah dengan ratusan buruh dari serikat kerja PUK perusahaan lain yang turut hadir untuk melakukan aksi solidaritas. Dalam aksinya, buruh menggunakan satu buah mobil yang dijadikan alat untuk menyuarakan aspriasinya.
Salah satu buruh PT. Hansin Indonesia yang berada dilokasi Ayu mengungkapkan, ada beberapa tuntutan yang diupayakan para buruh untuk menuntut kelayakan buruh yang selama ini dinilainya masih minim. Dia menjelaskan, salah satu keluhannya dan menjadi salah satu poin tuntutannya yaitu adanya pengangkatan menjadi karyawan tetap setelah bekerja lebih dari dua tahun. "Hubungan pokoknya karyawan mah tetap sewajarnya, minimalnya 1-2 tahun itu diangkat jadi karyawan. Gajinya pengen bersih, karena selama ini ada potongan premi hadir, SKD, seharusnya kan tidak," ungkapnya kepada RAKA, Kamis (10/1).
Sementara itu, bendahara SPAMK FSPMI Hansin Hendra mengatakan, dalam aksi ini juga mendapat aksi dukungan dari buruh yang lain, dan dia mengatakannya sedikitnya ada sekiatar 20 PUK dari perusahaan yang ada di Karawang untuk mendukung aksi ini. "Gabungan solidaritas lebih dari 20 PUK yang ada di Karawang," ucapnya.
Sementara itu, disisi keamanan Kapolsek Cikampek, Kompol Andry Kurniawan mengatakan, secara umum selama aksi ini berjalan tetap kondusif dan tidak terjadi hal-hal yang melanggar hukum. Dan hingga saat ini, dari 15 tuntutan yang diajukan oleh buruh, baru 14 tuntutan yang disepakati oleh pihak manajemen. Satu tuntutan yang saat ini masih belum dapat disepakati yakni uang tunjangan transport untuk para buruh. "Ada surat dari kedutaan Jepang minta perlindungan warga negaranya, lalu kita balas surat tersebut yang isinya warga negara Jepang masih aman, tidak ada maslah, mogok kerja juga aman terkendali dan kondusif dan perudingan juga berjalan. Kemarin, hampir jam 1 malam itu tinggal satu poin yag belum disepakati, uang tunjangan trasnportasi kalau di tuntutan itu Rp 20 ribu. Hari ini (kemarin,red) mungkin perusahaan akan mengeluarkan sampai malam. Dari 15 tuntutan tinggal 14 deal dan sudah dituntaskan mudah-mudahan  bisa di dealkan," ucapnya.
Sementara itu menurut pantauan RAKA, aksi unjuk rasa ini nampak sedikit berbeda mengingat aksi ini selalu diselingi dengan alunan musik yang menggema, dan para buruh pun asik berjoget bersama seiring dengan alunan musik. Disisi lain, ketika RAKA mencoba menghubungi ketua SPAMK FSPMI Hansin, Wahyu mengatakan, sedang makan siang dan cukup sibuk sehingga belum dapat ditemui dan dimintai keterangannya terkai aksi unjuk rasa ini. (vid)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. tinggal menunggu saja, siapa nanti yg akan dipecat... :p

    BalasHapus

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.