Bupati Tanggapi Dingin Penolakan Relokasi Pasar Plered - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bupati Tanggapi Dingin Penolakan Relokasi Pasar Plered

Bupati Tanggapi Dingin Penolakan Relokasi Pasar Plered

Written By Mang Raka on Jumat, 25 Januari 2013 | 14.00

PURWAKARTA, RAKA - Sikap kontra para pedagang pasar Plered untuk direlokasi ke pasar baru di Desa Citeko ditanggapi dingin Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Pasalnya, kebijakan relokasi sudah merupakan keputusan pemerintah daerah yang telah disepakati juga oleh DPRD.

"Itu kan sudah merupakan keputusan pemerintah daerah, dan juga sudah disepakati oleh DPRD. Makanya dananya pun sudah dianggarkan dalam APBD. Dan APBD itu adalah Perda (peraturan daerah)," kata Dedi Mulyadi, saat diminta komentarnya menyusul aksi sejumlah pedagang pasar Plered yang kembali ngadu ke DPRD beberapa hari lalu.
Menurut Dedi, relokasi dilakukan sebagai bagian dari program penataan lingkungan dan tata ruang yang telah dilakukan Pemkab Purwakarta sejak beberapa tahun terakhir. Kedepan, bahkan tak hanya pedagang yang menempati lahan pemerintah yang akan direlokasi, tetapi juga pedagang lain yang membuka lapak di lahan PT KAI. "Di lahan PT KAI, nanti akan kita tata menjadi kawasan kios kuliner," ungkapnya.
Sementara di lahan bekas bangunan pasar Plered saat ini, sambung Dedi, akan didirikan kantor kecamatan berikut alun-alun. Soal adanya isu yang mengatakan di lokasi tersebut akan dibangun pertokoan modern, ditegaskannya itu sangat tidak benar. "Ga, ga ada toko modern. Di sana nanti kita dirikan kantor kecamatan dan alun-alun," papar Dedi, seraya menyebut perkiraan anggaran yang disediakan mencapai sekitar Rp 4 miliar.
Ditegaskannya, alasan pedagang pasar Plered menolak kebijakan relokasi tidak memiliki dasar hukum maupun administrasi yang kuat. Sebab, pemerintah daerah sudah menempuh kebijakan tersebut secara legal. Termasuk sudah disetujui DPRD. Tak hanya itu, pada tataran praktis, para pedagang juga tidak diharuskan membayar kembali kios yang akan mereka tempati nanti.  "Semua pedagang tinggal menempati kios yang sudah disediakan. Mereka tidak usah membayar apa pun lagi alias gratis," tegas Dedi.
Diketahui, Selasa (22/1) lalu puluhan pedagang pasar Plered kembali mendatangi kantor DPRD Purwakarta. Mereka meminta dukungan DPRD Purwakarta menolak rencana relokasi pasar Plered oleh Pemkab Purwakarta. Pada pertemuan yang tanpa dihadiri Ketua DPRD Purwakarta, Ucok Ujang Wardi itu, Komisi II DPRD sempat membubuhkan tandatangannya memberi dukungan kepada para pedagang agar tidak direlokasi. Kendati demikian, pedagang kecewa lantaran DPRD tak menepati janjinya menghadirkan perwakilan pihak Pemkab.
Sementara sepekan sebelumnya, aksi serupa juga sempat terjadi. Puluhan pedagang pasar Plered datang ke kantor DPRD menyuarakan tuntutan serupa, menolak relokasi. Namun, dalam waktu yang hampir bersamaan, sejumlah pedagang pasar Plered lain sempat datang ke kantor Pemkab Purwakarta. Berbeda dengan yang datang ke kantor DPRD, mereka yang hadir ke Pendopo justru menyatakan siap menempati bangunan pasar Plered baru di Desa Citeko. (nos)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.