Benahi Sistem Pengairan di Pantura - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Benahi Sistem Pengairan di Pantura

Benahi Sistem Pengairan di Pantura

Written By Mang Raka on Rabu, 23 Januari 2013 | 14.00

SUBANG, RAKA - Persoalan banjir yang melanda wilayah Subang utara salah satu penyebabnya adalah karena buruknya infrastruktur pengairan yang melalui wilayah Subang. Hal ini diungkapkan Direktur Puskodak, Yaya Sudarya.

Menurut Yaya, kejadian di Pabuaran, merupakan salah satu contoh nyata dari buruknya pengelolaan sistem pengairan yang dilakukan oleh PSDA dan PJT II Jatiluhur. Sebab, tambah Yaya, dilihat secara kasat mata, tidak mungkin wilayah Pabuaran, harus mengalami banjir. "Pabuaran itu bukan daerah hilir, kalau Muara atau Cilamaya, mungkin bisa masuk akal, sebab merupakan daerah pertemuan antara sungai dengan laut. Tapi ini, Pabuaran.. Wilayah yang sangat tidak mungkin banjir, kalau tidak ada saluran air yang mampet, jadi, penyebab banjir di wilayah Subang, karena infrastruktur pengairan yang buruk,"ujar Yaya.
Hal lainnya, tambah Yaya, kerusakan juga terjadi di infrastruktur pertanian, dimana ada beberapa saluran air yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Subang, malah turut menjadi penyumbang bencana banjir. "Banjir yang terjadi di Pabuaran, di Cikaum dan Tambakdahan, menjadi salahsatu penguatan ucapan saya, menjadi salah satu bukti jika saluran pertanian dan saluran air PJT II, kurang memadai, beberapa bulan kebelakang, Tembok penahan tanah yang ada di Belendung Kecamatan Purwadadi, ambrol, ini mengindikasikan tidak baiknya pekerjaan saluran air di Subang," jelas Yaya.
Karenanya, tambah Yaya, dirinya meminta kepada DPRD Kabupaten Subang, untuk segera melakukan pekerjaannya, dengan mengundang para pihak, untuk mengantisipasi bencana lanjutan. "Sebab, ancaman bencana lebih besar sudah terlihat, puncak hujan akan terjadi pada bulan Februari, harus segera dilakukan antisipasi," tegas Yaya.
Terkait dengan ucapan Yaya, anggota DPRD Kabupaten Subang, Mimin Hermawan mengatakan, jika dirinya sepakat, jika saluran air di Subang, sudah tidak baik. Bahkan, menurut Mimin, kondisinya sangat buruk. "Kondisi di Blanakan, saluran air disana tidak lancar, hingga air menggenang didaerah yang dangkal, sementara proyek yang dilakukan oleh PSDA kemarin, tidak maksimal, hingga kembali terjadi banjir,"ujar Mimin.
Disinggung agar DPRD Kabupaten Subang untuk mengundang para pihak, terkait dengan buruknya infrastruktur, Mimin mengatakan, jika hal tersebut akan dibicarakan dengan pimpinan DPRD Kabupaten Subang.(eko)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.