Tinggi PAD RSUD Subang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tinggi PAD RSUD Subang

Tinggi PAD RSUD Subang

Written By Mang Raka on Kamis, 06 Desember 2012 | 14.00

SUBANG, RAKA - Pajak Daerah dan Pendapatan sah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi sumber potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang. Prediksi kenaikan PAD merupakan hasil penyusunan dari musrenbang dari tingkat daerah sampAi tingkat kabupaten.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Subag, Ojang Sohandi pada Sidang Paripurna DPRD Kab. Subang dengan agenda Penyampaian Jawaban Eksekutif atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di gedung DPRD, Selasa (3/12). “Dalam upaya meningkatkan PAD dari Badan Usaha Milik daerah (BUMD) lainnya yang belum memberikan kontribusi, akan dilakukan optimalisasi peningkatan penelolaan perusahaan melalui pembinaan BUMD,” ujar Ojang.
Selanjutnya Bupati merinci pos-pos PAD yang mengalami peningkatan dan penurunan dengan penjelasan dari pajak daerah mengalami kenaikan lebih dari Rp 2.5 milyar rupiah, hasil retribusi daerah mengalami penurunan sekitar Rp2,2 milyar rupiah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mengalami kenaikan sekitar Rp542 juta rupiah dan pos lain-lain pendapatan asli daerah yang sah mengalami kenaikan sekitar Rp 3,3 milyar rupiah.
“Mengenai asumsi Rp. 6 milyar pada pos pembiayaan daerah adalah merupakan pencairan dana cadangan yang pada tahun anggaran 2012 diangarkan pada pos pembentukan dana cadangan. Hal ini telah sesuai dengan peraturan pengelolaan keuangan daerah,”tambah Ojang. Untuk penyertaan modal kepada PD. BPR, tambah Ojang, berdasarkan Perda tentang pendirian PD. BPR yang didalamnya terdapat kewajiban pemerintah yang harus dipenuhi dalam kurun waktu 10 tahun serta perkembangan PD. BPR yang sudah dapat memberikan kontribusi berupa deviden kepada pemerintah daerah.
Berkaitan dengan keinginan fraksi PDI Perjuangan, untuk menghapus adanya cluster di RSUD, Kepada RAKA, ojang mengatakan, jika
kemungkinan untuk dilakukannya penyetaraan kelas, sangat dimungkinan, namun hal tersebut, harus dilakukan kajian terlebih dahulu. “Bisa jadi pada tahun 2013 nanti, akan dilakukan penghapusan cluster, itu pun, jika keuangan daerah memungkinkan. Kondisi saat ini, dilakukan pengkelasan, dilakukan agar terjadi subsidi silang dari kelas 1 dan 2 terhadap pasien kelas 3 non jamkesmas atau jaminan kesehatan lainnya,” jelas Ojang.
Namun, menurut Ojang, keinginan dari fraksi PDI perjuangan, untuk dilakukan penghapusan cluster tersebut, sudah dikomunikasikan dengan seluruh pihak yang berkepentingan, seperti dinas kesehatan Kabupaten Subang, maupun dengan RSUD Kabupaten Subang. “Kami akan lakukan kajian khusus untuk hal ini, semuanya demi masyarakat Kabupaten Subang, bahkan saya menginginkan agar pengobatan bisa dilakukan gratis, agar tidak memberatkan masyarakat Kabupaten Subang,” tegas Ojang.(eko)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.