Tawuran 3 Desa, Pulojaya Mencekam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tawuran 3 Desa, Pulojaya Mencekam

Tawuran 3 Desa, Pulojaya Mencekam

Written By Mang Raka on Rabu, 26 Desember 2012 | 14.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Tawuran antarkampung kembali terjadi di Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang Wadas, Senin malam hingga Selasa dinihari kemarin. Bahkan dalam waktu 12 jam terjadi hingga 4 kali bentrokan. Meski begitu, tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Hanya saja, banyak atap rumah warga yang rusak akibat lemparan batu dan botol.
Bedasarkan informasi yang berhasil dihimpun RAKA, puncaknya tawuran yang melibatkan beberapa dusun di Desa Pulojaya terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 05.00. Bahkan kaca bagian depan mobil patroli Polsek Telagasari pecah akibat terlempar batu anak-anak muda muda yang tawuran dengan jumlah ratusan orang tersebut. Selain itu, banyak atap rumah warga yang pecah akibat terkena lemparan batu dan botol minuman.
Belum diketahui pasti pemicu tawuran besar di sepanjang Jalan Dusun Srijaya-Sentul Pulojaya tersebut, namun timbul beberapa spekulasi yang beredar bahwa tawuran diduga lantaran buntut pilkades, perseteruan The Jack dan Viking, bahkan ada pula yang menyebutnyebutkan akibat persoalan parkiran. Akibat tawuran tersebut jalanan di sepanjang jalan jalur utama Wadas-Cilamaya tersebut nampak berserakan pecahan batu dan botol minuman.
Warga setempat yang melihat langsung peristiwa tTawuran tersebut, Ayan Haryana mengatakan masyarakat kian resah lantaran tawuran terjadi nyaris tiap malam. Bahkan terakhir dalam waktu 12 jam 4 aksi tawuran terjadi persis di depan rumahnya. Ia menilai, gesekan dua kubu sangat riskan yang dimungkinkan masih ada buntut dari Pilkaades Pulojaya. Dikatakannya, tawuran terjadi pertama pada Senin sore sekitar pukul 17.00  hingga dilanjut pada Selasa dinihari pukul 02.00, berlanjut pukul 03.00 dini hari hanya berselang 1 jam dan suasana lengang. Namun ketika tak terlihat mobil polisi tawuran kembali pecah pukul 05.00 pagi.
Parahnya lagi, ada anak muda asal Kampung Sentul bersembunyi di rumahnya dan memadamkan lampu, akibatnya ratusan pelaku tawuran menyerbu rumahnya dan sempat membuat isterinya menjerit. Beruntung ia keluar rumah dan menghentikanya meskipun bagian atapnya rusak. Menurutnya, saat tawuran reda aparat kepolisian memperlonggar penjagaan. Namun pada saat itu tawuran kembali pecah. "Kita resah, mohon polisi amankan lah, kawal terus," katanya kepada RAKA, Selasa (25/12) pagi.
Sementara, Selasa pagi, Wakapolres Karawang Kompol Rudi Purnomo langsung menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, pemuda, Kepala Desa Pulojaya, Karyamukti, serta Kades Kiara, untuk meredam aksi tawuran lanjutan. Pasalnya, tawuran melibatkan Dusun Sentul 1, Sentul II dan III serta sebagian Jarong Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon dengan Kampung Boma Srijaya, Peundeuy dan Pulokalapa.
Rudi Purnomo mengatakan, pihaknya tengah berusaha membuat kesepakatan agar tak ada lagi keributan. Disinggung mengenai pemicunya, Rudi mengaku masih mendalaminya. "Pemicu masih dalam penyelidikan, kita upayakan penyelesaian masalah pokok dulu (menyelesaikan pertikaian)," ujarnya .
Sedangkan Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang Wadas H Baehaqi menduga pemicu tawuran bisa dimungkinkan buntut pilkades atau mungkin juga persoalan parkiran. Baerdasarkan pantauan RAKA pagi kemarin, tampak mobil dalmas, Brimob, Satpol PP disiagakan di halaman Kantor Desa Pulojaya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.