Ormas yang Melakukan Tindakan Premanisme bisa Dibekukan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ormas yang Melakukan Tindakan Premanisme bisa Dibekukan

Ormas yang Melakukan Tindakan Premanisme bisa Dibekukan

Written By Mang Raka on Sabtu, 01 Desember 2012 | 14.00

Pemerintah bisa membekukan Ormas (organisasi kemasyarakatan)  yang dinilai melakukan tindakan premanisme, anarkisme serta tindakan kekerasan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Hal itu tertuang dalam Permendagri Nomor 33 Tahun 2012 tentang pedoman pendaftaran ormas di lingkungan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Daerah.
“Dalam UU tersebut memberikan ruang bagi Kemendagri dan Pemerintah Daerah untuk membekukan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dan Organisasi Kemasyarakatan (ormas) dan lembaga Swadaya Masyarakat,”ujar Kepala Kantor Kesbangpol (Kesatuan Bangsa) dan Politik Kabupaten Karawang H Sujana.
Pembekuan itu, lanjut Sujana, tercantum dalam klausul pasal 25 Permendagri No. 33 Tahun 2012, yang mengatur mengenai pembekuan SKT terhadap orkemas melakukan perusakan fasilitas sosial dan fasilitas umum. Pemerintah diberikan ruang untuk membekukan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Organisasi Kemasyarakaan (Orkemas) yang dinilai melakukan tindakan premanisme, anarkisme serta tindakan kekerasan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
"Dalam peraturan itu, apapun bentuk premenisme harus tidak dilakukan, oleh sebab itu semua pengurus, ketua dan anggota diminta untuk membuat pernyataan dan mampu menertibkan organisasnya,"katanya.
Yang tidak kalah pentingnya, Sujana mengingatkan Ormas dan LSM di Kabupaten Karawang yang mencapai 416 organisasi dan sudah tercatat di Kantor Kesbangpolinmas diwajibkan melakukan daftar ulang. Dan kewajiban ini juga tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
"Hal itu dilakukan bertujuan sebagai upaya penertiban Ormas maupun LSM, yang saat ini banyak sekali Ormas dan LSM bermunculan tanpa ada kejelasan dan ini perlu segera diantisipasi,”ujarnya.
Wajibnya daftar ulang dimaksudkan untuk menciptakan tertib administrasi pendaftaran organisasi kemasyarakatan, memenuhi kebutuhan dan dinamika organisasi kemasyarakatan serta tata kelola pemerintahan yang baik.
"Diharapnkan dapat meningkatkan tertib administrasi pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan peningkatan hubungan kerjasama yang harmonis antara Pemerintah Daerah dengan Organisasi Kemasyarakatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,"ucapnya. (ops)
Berbagi Artikel :

12 komentar:

  1. LSM=lembaga suka memalak=lembaga suka mengacau=lembaga suka meminta wong isinya orang2 yg naro otaknya didengkul smua kok.

    BalasHapus
  2. betul juga nih untuk mengadakan persi ulang ormas yg ada di karawang... mungkin saya akan mendaftar dgn nama organisasi ASKAR asli karawang.

    BalasHapus
  3. ORMAS= Orang tolol yg mau di manifulasi dan di politisasi, pengangguraN yg ga punya otak, no money no action

    BalasHapus
  4. ormas gak ada gunanya, mending bubarin aja bikin takut orang, tapi mana bisa orang ownernya ormas pejabat dan aparat....

    BalasHapus
  5. ormas harusnya punya visi dan misi yang jelas, misal kalau punya misi menyejahterakan masyarakat sekitar ya harus punya usaha jangan malak usaha orang... lihat aja gaya mereka dijalanan udah lebih garang dari militer.. wow...

    BalasHapus
  6. HARUSNYA pemerintah punya aturan tentang nama ormas jangan yang serem2 contoh ormas GEBRAK, TAJONG, BASMI, BANTAI DLL,
    diganti ama yang adem2 aja misal AMANAH, SUKA MAKMUR, SAMI RUKUN DLL kan lebih enak gitu....

    BalasHapus
  7. LSM yg ada di Karawang sebagian besar Preman berkedok LSM..... gak ada gunanya.... orang pembangunan jalan/gedung kok diminta Jatah alasannya jatah wilayah.... Uang tersebut u/ apa paling u/ pesta MIRAS...
    BUBARIN Aja LSM yg seperti itu....

    BalasHapus
  8. LSM itu kan preman bekedok kodok
    LSm g bisa bubar wong bekingnya itu lho
    'ih ngeri....

    dikrawang hampir semua dibawah kendali LSM
    jalanan,bangunan,parkir

    g percaya liat sono contoh kecil nya di jalan dari tuparev-kertabumi
    hampir semua jalan jadi lahan parkir,bikin macet

    polisi nya pada kemana ga bisa ngatur lalin,
    pejabat nya pada kemana...?

    semua pihak terkait pada sibuk klo ada acara aja
    puasa,lebaran,pilkada sama klo ada tamu penting

    *yang penting wani piro*

    BalasHapus
  9. LSM sudah lupa akan fungsinya,, banyak yang menghujat,, dan mencacinya,, harusnya LSM bisa menjadikan cacian dan hujatan itu sebagai cerminan untuk introsfeksi,, bukan menepis hujatan,,, dan bertindak seperti halnya orang yang tak berpendidikan.

    BalasHapus
  10. Setiap kelemahan selalu dimanfaatkan oleh sebahagian orang untuk kepentingannya sendiri atau kelompok, masalahnya yang ada adalah pemerintahan kita khususnya karawang sangat lemah dengan penindakan2 bagi yang namanya lsm bermasalah,malahan ada kepentingan para pejabat dengan memelihara lsm itu sendiri..selama tidak ada tindakan penjeraan, lsm adalah sebuah wadah yang menjanjikan bagi para avonturir...

    BalasHapus

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.