Cegah Longsor, Ribuan Pohon Ditanam di Tanggul Citarum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cegah Longsor, Ribuan Pohon Ditanam di Tanggul Citarum

Cegah Longsor, Ribuan Pohon Ditanam di Tanggul Citarum

Written By Mang Raka on Senin, 17 Desember 2012 | 14.00.00

DERETAN rumpun bambu yang memanjang rapi di atas tanggul Sungai Citarum di RT 08/RW 09 Perum Karaba Indah Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, itu belum banyak tumbuh daunnya. Maklum, tanaman bambu yang  berderet
sepanjang 500 meter itu belum lama ditanam. Meski begitu, banyak warga sekitar sangat senang  melihatnya, apalagi pada Jumat (14/12) lalu ada tambahan penanaman sebanyak 167 pohon tanaman keras yang membuat lokasi itu tampak lebih rindang
dan sejuk.
Adalah PT DNP Indonesia yang memprakarsai penanaman 1500 bibit bambu dan 167 pohon tanaman keras yang terdiri mangga, pete dan sengon itu.  Para petinggi di perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan berbagai jenis kemasan obat, makanan dan minuman ini menganggap keberadaan tanggul di sekitar Perumahan Karaba Indah itu sangat penting sehingga perlu adanya penguatan struktur tanah pada tanggul itu agar tidak mudah longsor. Caranya ya itu tadi, dengan ditanami pohon tanaman keras yang akarnya dapat mengikat butiran tanah.
Presiden Direktur PT DNP Indonesia Suichi Kobayashi ikut menanam pohon mangga dan kemudian dilanjutkan para pimpinan perusahaan tersebut juga melakukan hal yang sama. Camat Telukjambe Timur Hilda Safrida bersama Komandan Koramil Telukjambe
Kapten (Inf) Suyono dan Kepala Desa Wadas Junaedi juga ikut menanam pohon  di atas tanggul tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat seperti Ketua BPD Wadas Halim Topan, Kepala Dusun III Karaba Indah H Dadang Mulyadi dan puluhan warga Perum Karaba Indah ikut hadir menyaksikan aksi sosial ini.
“PT DNP Indonesia ingin menjadi bagian penting dalam aksi pencegahan dan penanggulangan bencana banjir, sekaligus sebagai upaya mengurangi emisi gas yang dapat mengakibatkan pemanasan global,” kata Presiden Direktur PT DNP Indonesia Suichi
Kobayashi mengenai alasannya menamam 167 pohon tanaman keras dan 500 rumpun bambu  (1 rumpun 3 bibit) di tanggul Sungai Citarum, Perumahan Karaba Indah itu. Penanaman berbagai jenis pohon tersebut sekaligus merupakan bentuk  Corporate Social
Responsibility yang dilakukan perusahaan ini yang keempat kalinya di Desa Wadas.
Tanggul Sungai Citarum yang dibangun sepanjang 3.500 meter pada awal 2012 lalu itu diperuntukkan sebagai penahan luapan banjir Sungai Citarum yang pernah menenggelamkan perumahan Karaba Indah setinggi 1,5 meter pada tahun 2010 lalu. Tanggul setinggi satu meter dari permukaan tanah itu berupa gundukan tanah merah yang dipadatkan, namun rawan longsor karena berdiri di atas tanah yang memiliki derajat kemiringan yang cukup tinggi. Pada musim kemarau lalu, tanggul ini  mengalami keretakan akibat kekeringan.
Warga di Perumahan Karaba Indah merasa senang dengan adanya penanaman berbagai jenis pohon di atas tanggul itu. Menurut mereka, selain menambah kerindangan dan kesejukan juga menambah kekuatan tanggul sehingga tidak mudah longsor atau erosi dari gerusan luapan Sungai Citarum jika sewaktu-waktu datang. Dengan adanya penambahan kekuatan itu secara psikologis juga menambah rasa aman bagi warga sekitarnya. Oleh karena itu, mereka siap sedia untuk menjaga dan merawat agar tanaman itu
terus tumbuh dan besar serta dapat bermanfaat bagi warga sekitar. “Agar di kemudian hari nanti tidak menjadi rebutan kepemilikan pohon-pohon yang berbuah atau pohon yang menghasilkan kayu,
nanti harus dibicarakan oleh semua warga di sini,” ungkap RT Komarudin.
Kesiapan untuk menjaga dan merawat pohon seperti yang dilakukan warga Perumahan Karaba Indah itu memang tidak bisa diabaikan karena keberadaan pohon di tempat itu sangat dibutuhkan. Seperti diakui Camat Telukjambe Timur Hilda Safrida, Desa Wadas yang di dalamnya terdapat perumahan Karaba Indah ini memang rawan banjir. Dari 9 desa yang ada di wilayahnya, 8 desa diantaranya menjadi langganan banjir.
Oleh karena itu menurut dia, ada yang perlu diperbaiki perilaku kehidupan masyarakat yakni harus lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu cara dengan aksi penanaman pohon yang diprakarsai oleh PT DNP Indonesia ini patut dicontoh sehingga dikemudian hari dapat diambil manfaatnya oleh generasi mendatang. “Dengan adanya pohon yang ditanam di atas tanggul ini dapat mengantisipasi terjadinya banjir di sini. Banjir tidak hanya merugikan secara materi semata, tapi juga merugikan secara psikologis masyarakat yang menjadi korbannya,” ucapnya.
Kepala Dusun III Karaba Indah H Dadang Mulyadi mengaku akan membicarakan masalah hak dan kewajiban masyarakat atas keberadaan pohon itu agar ada kesinambungan penanaman di seluruh areal tanggul sepanjang 3500 meter itu di kemudian hari. Ia yakin, jika masyarakat bahu membahu ikut menjaga dan merawat pohon yang sudah ditanamnya di sepanjang 500 meter, maka PT DNP Indonesia atau perusahaan lainnya akan menambah luas areal penanamannya yang secara bertahap akan memenuhi tanggul itu sehingga kekuatannya semakin kuat pula. Kepala Desa Wadas pun mengamininya. (ops)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template