Rekrutmen CPNS 2013 Tunggu Pemerintah Pusat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rekrutmen CPNS 2013 Tunggu Pemerintah Pusat

Rekrutmen CPNS 2013 Tunggu Pemerintah Pusat

Written By Mang Raka on Jumat, 09 November 2012 | 14.00

SUBANG, RAKA - Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan rekrutmen atau pengangkatan CPNS untuk 2013 belum bisa dipastikan, sebab hingga saat ini masih belum adanya edaran resmi dari pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan Bupati Kabupaten Subang, H.Ojang Sohandi kepadwa wartawan belum lama ini.

Menurut Ojang, selain harus ada instruksi dari pemerintah pusat, pengangkatan CPNS juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah. “Pasti atau tidaknya soal pengangkatan CPNS tahun 2013, kita tunggu edaran dan ketentuan yang jelas dari pemerintah pusat, sebab kita posisinya hanya sebagai pemakai, penyedia dan menyiapkan data-data saja,” ujarnya.
Karena, tambah Ojang, posisi Pemda hanya sebagai penyedia, maka persoalan rekrutmen CPNS mutlak harus melihat kemampuan anggaran yang ada. Maka jika anggaran yang tersedia itu minim atau tidak mencukupi untuk menggaji pegawai baru, secara otomatis tidak ada pengangkatan CPNS baru. “Tapi kalau ketentuannya dari pemerintah pusat memang harus ada pengangkatan, maka kita harus lakukan itu,” ucapnya.
Menurut Ojang, secara regulasi, pengangkatan CPNS itu ada ketentuan yang pasti, karena biasanya harus ada surat edaran dari pemerintah pusat. Dari total 18 ribu tenaga sukwan se Kabupaten Subang, yang baru masuk verifikasi hanya sebanyak 6 ribuan orang. Jadi, kalau nanti ada rekrutmen, pihaknya akan lebih memprioritaskan tenaga guru. “Hanya untuk guru akan kita prioritaskan, karena memang di tahun depan itu ada pensiun massal,” ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.