Pidato Ketua DPRD Tak Pengaruhi Sikap Soksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pidato Ketua DPRD Tak Pengaruhi Sikap Soksi

Pidato Ketua DPRD Tak Pengaruhi Sikap Soksi

Written By Mang Raka on Senin, 19 November 2012 | 16.03

PURWAKARTA, RAKA - Pidato Ketua DPRD Purwakarta, Ucok Ujang Wardi, saat acara pengundian nomor urut calon bupati/wakil bupati oleh KPU Purwakarta di gedung UPI Purwakarta 5 November 2012 lalu, tak berpengaruh terhadap sikap politik organisasi Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) dalam Pilkada Purwakarta. Soksi Purwakarta tegas mendukung pasangan Dedi Mulyadi-Dadan Koswara sebagai calon bupati dan wakil bupati Purwakarta periode 2013-2018.

Ketua Soksi Purwakarta, Ucok Ujang Wardi, mengatakan sejak awal sikap politik Soksi, Baladhika Karya dan Wirakarya tak berubah. Sebagaimana sikap partai Golkar sebagai induk politiknya yang telah memutuskan mengusung pasangan Dedi Mulyadi-Dadan Koswara dalam Pilkada Purwakarta, Soksi, Baladhika dan Wirakarya menyatakan sikap serupa. Ketiganya bahkan menyatakan siap mengantarkan pasangan cabup/cawabup yang diusung Koalisi Sahate itu hingga ke puncak kemenangan. "Kita sebagai organisasi sayap Partai Golkar memiliki kewajiban untuk tetap mengawal keputusan dan rekomendasi partai (golkar). Jadi, kita sudah tegas mendukung pasangan Dedi-Dadan sebagai cabup/cawabup," kata Ucok.
Menyoal isi pidato yang disampaikannya saat acara pengundian nomor urut calon di gedung UPI Purwakarta beberapa waktu lalu, Ucok menyebut hal itu disampaikan kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Purwakarta. Alhasil, materinya pun bersifat normatif. Isinya tidak lain berupa seruan kepada para penyelenggara pemilu baik KPU juga Panwaslu, termasuk kepada peserta pemilu agar tetap menjalankan Pilkada sesuai peraturan yang berlaku. "Tujuan saya hanya mengingatkan. Saya tidak ingin hasil Pilkada nanti malah dianulir disebabkan adanya persoalan teknis yang dianggap melanggar aturan. Termasuk semisal adanya keterlibatan PNS maupun kepala desa (kades) dalam pelaksanaannya," jelas Ucok.
Sebagai bukti keseriusan atas sikap politiknya itu, Ucok menyerukan kepada para pengurus Soksi berikut seluruh anggotanya di tiap kecamatan dan desa untuk memberikan dukungan kepada pasangan Dedi-Dadan pada waktunya nanti. Tak hanya itu, Ucok bahkan mengancam memberikan sanksi tegas bila di lapangan didapati adanya pengurus atau kader Soksi yang kedapatan membelot dan memberikan dukungan kepada pasangan calon lain. "Sanksi terberatnya berupa pemecatan," tegas Ucok.
Diketahui, saat pengundian nomor urut cabup/cawabup di gedung UPI Purwakarta 5 November lalu, Ucok Ujang Wardi berkesempatan memberikan sambutan posisinya sebagai Ketua DPRD Purwakarta. Dalam sambutannya itu, Ucok tegas mewanti-wanti agar KPU dan Panwaslu Purwakarta bekerja profesional.
Selain itu, Ucok juga meminta kepada para PNS dan kades agar bersikap netral alias tidak memberikan dukungan kepada pasangan calon. Sebab selain akan berpotensi membuka celah gugatan terhadap hasil Pilkada nanti, para PNS dan kades yang kedapatan memihak kepada salah satu paslon terancam pidana penjara dan bahkan denda. "Sudah banyak kasus pelanggaran (pemilu) terjadi di daerah lain. Kami tidak ingin kejadian (pelanggaran) serupa terjadi di Purwakarta," ancam Ucok seraya mengutip PP 53 No 2010 tentang Disiplin Pegawai dan UU No 12 Tahun 2008 Perubahan atas UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (nos)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.