Warga Buru Ikan Kepala Buaya Sebesar Perahu di Jatiluhur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Warga Buru Ikan Kepala Buaya Sebesar Perahu di Jatiluhur

Warga Buru Ikan Kepala Buaya Sebesar Perahu di Jatiluhur

Written By Mang Raka on Senin, 08 Oktober 2012 | 15.00

PURWAKARTA, RAKA - Meski belum jelas, namun hampir di setiap pelosok perkampungan mendengar tentang ikan berkepala buaya (Aligator Fish) yang disaembarakan. Tak tanggung-tanggung isunya, bagi siapa yang dapat menagkap ikan buas dari sungai Amazon Amerika Selatan yang kabur dari jaring apung (japung) di Waduk Jatiluhur itu, akan mendapatkan uang Rp 50 juta dan sepeda motor, sedangkan bagi yang mendapatkan si induk yang kabarnya sebesar perahu hadiahnya mobil Avanza.

Entah darimana isu itu berhembus, namun nampaknya warga percaya saja akan kabar itu. Tak sedikit warga yang mencari tahu kepastian kabar tersebut, bahkan sebagian lainnya ada yang sengaja khusus mempersiapkan jaring untuk menangkap si induk, dan mulai turun berburu ikan di Jatiluhur. Obrolan dari mulut ke mulut pun menyebar cepat di kalangan warga dari kampung satu ke kampung lainnya. Wajar saja asalkan bermodal keberanian warga bisa mendapat uang cash dan kendaran mewah sekalipun.
Menelaah situasi itu, isu sayembara tersebut nampaknya cukup ampuh untuk membuat warga penasaran. Maklum sebagian warga belum ada yang melihat bentuk asli si induk aligator fish milik pengusaha japung pendatang asal Bandung tersebut. Asep (34) warga asal Kecamatan Tegalwaru mengaku cukup tertarik, ia berniat ingin maju sebagai peserta sayembara itu, namun hingga kini kabar yang sudah terdengar dua minggu terakhir di telinganya itu masih belum jelas. "Saya kemarin pernah datang ke Jatiluhur, memang warga Jatiluhur juga banyak yang ngomong tentang sayembara itu, bahkan ada sebagian orang yang sudah sengaja mempersiapkan untuk menangkapnya. Tapi menurut saya kejelasan pastinya masih abu-abu, seharusnya ada kejelasan siapa panitianya," tutur pria yang berprofesi sebagai nelayan muara Galumpit ini.
Diakuinya, sebelumnya ia pun pernah mendapat ikan berkepala buaya itu beberapa waktu lalu, namun dilepaskan kembali alasanya ia takut kalau ikan tersebut adalah ikan siluman. Namun setelah ada nelayan lain yang juga menangkapnya juga, hingga akhirnya dibawa ke Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Purwakarta, akhirnya terkuak kalau ikan tersebut adalah ikan hias yang kabur dan berkembang biak di Jatiluhur. "Setelah banyak yang memberitakan akhirnya saya yakin itu bukan ikan siluman, saya sekarang berani untuk menangkapnya," tegasnya.
Sementara itu, dihubungi via selular, Ketua Himpunan Petani Ikan (HIPNI), H.Darwis, mengaku dirinya belum bertemu panitia yang mengadakan sayembara tersebut, pemilik Japung PUMA (pengusaha japung orang cina asal Bandung). Sementara kabar sayembara sendiri ia ketahui memang beredar di kalangan warga, meski baru dari mulut ke mulut. "Bisa saja itu betul-betul disayembarakan, karena banyak jaring apung milik petani ikan yang jebol saat si ikan buas ini mencari mangsa," katanya.
Terlebih lajut dia, si induk aligator fish yang isunya sebesar perahu, konon beratnya mencapai 1,5 kwintal bahkan ada yang mengatakan 2,5 kwintal. "Selain buas, si induk ini bisa bahaya juga bagi manusia," tandasnya. (din)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.