Senin, 29 Oktober 2012

Sejuknya Situ Cipule

Perjalanan dari Kota Karawang ke objek wisata Danau Cipule lumayan menguras keringat. Apalagi, udara Karawang dan sekitarnya sangat panas. Matahari begitu terik memancarkan cahayanya. Tak terasa, meskipun jarak Karawang Danau Cipule hanya sekitar 30 kilometeran, perjalananpun terasa melelahkan.
Untuk melepas lelah, bendungan Walahar menjadi pilihan tempat istirahat. Selepas istirahat dan puas menikmati keindahan bendungan Walahar -biasa orang menyebutnya Bendung Parisdo- perjalanan dilanjutkan ke Danau Cipule, sekitar 3 km dari Walahar ke arah selatan dengan kondisi jalan lumayan beraspal.
Hanya seperempat jam perjalanan, keindahan Danau Cipule sudah tampak di depan mata. Indah dan tampak asri. Apalagi, cuaca sangat mendukung, langit biru berhiaskan awan putih berarak. Panorama Danau Cipule menjadi tampak lebih elok.Hembusan angin danau Cipule begitu segar menerpa tubuh. Pohon-pohon yang tumbuh di sekeliling danau, seolah mengajak untuk segera merapat ke bibir danau.
Di situ tersebut, ada tempat yang dinamakan Pulau Cinta. Pulau seluas 2.000 meter persegi ini menjadi daya tarik tersendiri. Rata-rata, yang berkunjung ke Danau Cipule, pasti menyempatkan diri menyeberang ke Pulau Cinta. Sepertinya kurang lengkap, main ke Danau Cipule ngak berlayar ke Pulau Cinta. Untuk menyeberang ke Pulau Cinta sangat mudah. Tinggal naik perahu sampan kecil, ngak sampai lima menit, sudah sampai di Pulau Cinta. Tarifnya lumayan murah, hanya Rp 2.000 per orang pulang pergi.
Perahu ini nggak perlu didayung. Sebab, fungsi perahu ini hanya sebagai alat penyeberangan saja. Juru kemudinya cukup menarik kabel baja yang terbentang dari daratan hingga Pulau Cinta. Jadi perahunya terikat pada kabel baja. Ya, mirip dengan rakit penyeberangan sungai.
Meskipun hanya sekejap berlayarnya, romantisme yang disajikan Danau Cipule begitu terasa indah. Ada sensasi lain yang sulit dirangkai dengan kata-kata. Jika ada perahu sewaan, ingin rasanya berlayar di Danau Cipule dan mengelilingi Pulau Cinta. Sayang, perahu sewaan untuk lalayaran belum ada.
Ketika kaki menginjak tanah Pulau Cinta, aura romantisme begitu terasa. Pohon-pohon yang tak terlalu tinggi, anggun memagari Pulau Cinta. Cahaya mentari menerobos diantara hijaunya dedaunan. Angin basah yang berhembus dari danau terasa segar. Begitu teduh dan damai. Wajar, jika pengelola menamai Pulau Cinta. Tap, saat ini kondisi Pulau Cinta sudah tergenang air, karena debit air Situ Cipule meningkat. Jadi, tempat tersebut tidak lagi digunakan.
Danau Cipule ini sangat potensial untuk dikembangkan. Keindahan alamnya layak untuk dijual. Berbagai macam wisata air bisa dikembangkan di Danau Cipule ini, seperti mancing, perahu layar, powerboat, becak air, dan sebagainya. Bahkan olahraga airpun bisa.
Sebenarnya, Danau Cipule ini lahan bekas galian pasir. Luasnya sekitar 90 hektaran. Makanya, kedalaman Danau Cipule ini ngak sama, ada yang 2 meter hingga terdalam 20 meteran. Lepas dari kekurangan yang ada, Danau Cipule potensial untuk dikembangkan, terutama sebagai kawasan objek wisata air. Tidak menutup kemungkinan, Danau Cipule akan menjelma menjadi objek wisata unggulan Kabupaten Karawang. Malahan, bisa menjadi salahsatu daerah tujuan wisata di Jawa Barat. (rk)