Jual Buku LKS Guru Dikenai Sanksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jual Buku LKS Guru Dikenai Sanksi

Jual Buku LKS Guru Dikenai Sanksi

Written By Mang Raka on Rabu, 19 September 2012 | 15.00

KARAWANG,RAKA - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Agus Supriatman menegaskan pihak sekolah dan komite dilarang keras menjual buku lembar kerja siswa (LKS). Penegasan ini dikemukakan mengingat masih maraknya penjualan barang tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga membuat resah walimurid maupun orangtua siswa.

"Penjualan LKS di sekolah memang sudah meresahkan banyak orangtua murid. Beberapa waktu lalu sejumlah kalangan hendak mendemo dinas pendidikan karena penjualan LKS di sekolah-sekolah, tapi dibatalkan,"tandas Agus Supriatman. Ia menyebutkan, larangan penjualan LKS di sekolah baik negeri maupun swasta itu telah diperkuat dengan Surat Edaran Bupati Karawang No 421/1988/Disdikpora tertanggal 18 September 2012. Menurut Agus, bagi sekolah yang masih melanggar larangan itu akan dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Karawang dan dipastikan akan dikenakan sanksi tegas.
Guna pengganti LKS yang biasa dibeli dari penerbit tertentu itu, Agus menyebutkan guru diminta untuk lebih kreatif untuk menyiasati hal itu, Guru harus bisa membuat sendiri LKS dengan materi yang disesuaikan dengan kurikulum.  Sebab, tidak semua materi dalam LKS yang dikeluarkan satu penerbit sesuai dengan kurikulum yang ditentukan pemerintah.
Meski demikian menurut Agus, sesuai Surat Edaran Bupati Karawang jika dipandang perlu pihak sekolah dapat mengadakan LKS dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Karawang. "Bagi SD dan SMP Negeri-Swasta, dapat menggunakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kabupaten. Bagi SMA dan SMK Negeri dapat menggunakan anggaran Dana Penyelenggaraan Pendidikan yang tercantum dalam APBD Perubahan Tahun 2012. Sedangkan SMA dan SMK Swasta dapat menggunakan anggaran Biaya Operasional Perawatan Fasilitas (BOPF) yang tercantum dalam APBD Perubahan Tahun 2012," ujar Agus mengutip Surat Edaran Bupati Karawang yang tembusannya dikirim diantaranya ke Ketua DPRD Kabupaten Karawang itu.
Sementara itu terkait dengan peningkatan mutu guru sehingga mereka bisa membuat LKS sendiri, Agus menyebutkan bahwa pihak Disdikpora Karawang akan mendorong  Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (KKGMP) maupun Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) baik tingkat kecamatan maupun kabupaten agar lebih aktif menggalakkan program-programnya.Sebab, program yang ada dalam KKGMP maupun FKKG) adalah menyelenggarakan training, sharing dan workshop yang semuanya digunakan untuk meningkatkan keprofesionalan guru. "Dengan adanya program-program tersebut, para guru bisa dilatih untuk membuat LKS sendiri,"tandasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. "Bupati Karawang Ade Swara sudah melarang pihak sekolah menjual buku LKS, sesuai dengan surat edaran bernomor 421/3638/Disdikpora tertanggal 18 September 2012," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang Agus Supriatman di Karawang, Selasa.

    Ia mengatakan diedarkannya surat larangan penjualan buku LKS kepada siswa itu didasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 11 Tahun 2005 tentang Buku Teks Pelajaran.

    Penjualan buku LKS kepada siswa itu tidak dilakukan secara langsung oleh guru sekolah.
    Umumnya guru sekolah tertentu tidak langsung menjual LKS kepada siswanya. Tetapi guru itu merekomendasikan siswanya untuk membeli buku LKS yang dimaksud ke toko yang ditunjuk.

    Untuk mensikapi permasalahan diatas, saya selaku salah satu dari orang tua murid mengakui memang adanya praktek penjualan LKS seperti yang dijelaskan pada kalimat diatas, seolah-olah dari pihak sekolah seperti tidak mengharuskan murid untuk membeli LKS pada toko/referensi yang ditunjuk, namun kenyataannya hal semacam itu benar-benar terjadi di Sekolah Dasar khususnya di lingkungan tempat tinggal saya.
    Tidak semua orang tua murid yang mampu membeli buku LKS ataupun Buku Panduan Pelajaran, apalagi ditambah dengan biaya Les Belajar diluar sekolah yang penyelenggaraannya dilaksanakan oleh guru-guru sekolah yang bersangkutan tersebut.

    Dengan demikian, lewat tulisan komentar keluhan ini melalui Radar Karawang dapat sebagai sarana untuk menyampaikan keluhan ini kepada pihak yang terkait, mudah-mudahan pihak yang terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Karawang dapat mentertibkan dan menindak lanjuti hal tersebut diatas.

    Terima Kasih

    BalasHapus

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.