Didin Syafrudin: PNS Kampanye Diancam Penjara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Didin Syafrudin: PNS Kampanye Diancam Penjara

Didin Syafrudin: PNS Kampanye Diancam Penjara

Written By Mang Raka on Senin, 10 September 2012 | 15.00

PURWAKARTA, RAKA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta menghimbau para Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tetap netral menghadapi Pilkada Purwakarta 15 Desember 2012. Ancaman bagi PNS yang ikut kampanye dan mendukung salah satu calon adalah rekomendasi pemecatan, bahkan hukuman penjara.

Demikian hal itu diungkapkan Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Didin Syafrudin S.Ag, ditemui usai menggelar rapat koordinasi dengan anggota Panwascam se-Kabupaten Purwakarta di kantor Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Sabtu (8/9).
Dijelaskan Didin, dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 pasal 4 ayat (15) dijelaskan, PNS yang kedapatan tidak netral dalam pemilu diancam sanksi dari mulai penurunan pangkat, mutasi, bebas jabatan hingga pemberhentian tidak hormat. "Oleh karenanya sejak dini kami menghimbau agar PNS tetap bekerja sesuai tupoksinya dan tidak terbawa arus politik," ungkap Didin.
Sanksi lain yang lebih berat, sambung Didin, diatur dalam Undang-Undang 32 Tahun 2004 pasal 79 tentang larangan keterlibatan PNS di arena kampanye. Sanksi pidananya diatur pada pasal 116 ayat (3) berupa pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000 atau paling banyak Rp 1000.0000.
Sementara ketentuan lainnya dalam Undang-Undang No 8 Tahun 2012 pasal 86 ayat 2 point e mengenai larangan keikutsertaan PNS dalam kampanye. Pada Undang-undang yang sama pasal 278 juga diterangkan, sanksi bagi PNS yang terlibat kampanye adalah pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.
"Mengantisipasi hal ini, kami sudah sebarkan himbauan secara tertulis kepada masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) termasuk ke kantor kecamatan, desa dan bahkan UPTD melalui petugas Panwas di masing-masing kecamatan," jelas Didin, seraya berharap PNS dapat mengetahui dan memahami peraturan tersebut sehingga tidak kadung terjerumus ke ranah politik yang imbasnya dapat merugikan diri mereka sendiri. (nos)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.