Pasar Plered Macet Parah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pasar Plered Macet Parah

Pasar Plered Macet Parah

Written By Mang Raka on Minggu, 05 Agustus 2012 | 00.08

PLERED, RAKA - Meski pasar Plered sering macet, namun kemacetan tak separah setiap sore hari di bulan Ramadhan kali ini. Kemacetan terjadi lantaran banyak warga setempat maupun dari luar berdatangan melintas ataupun singgah untuk ngabuburit menunggu buka puasa. Kemacetan setiap sorenya hampir setengah kilometer di sepanjang jalan raya pasar Plered.

Akibatnya, tak sedikit warga atau pun pengendara motor dan mobil yang terjebak di tengah arus lalu lintas yang terhenti hampir setengah kilometer di sepanjang jalan raya pasar Plered itu. Para petugas parkir atau pun dari kepolisian dibuat sibuk.  Terlebih beberapa pedagang kaki lima yang berjualan, hampir menggunakan setengah jalur jalan raya, akibatnya menambah ruwet kondisi tersebut.
Masyarakat bukan tak mengeluh atau pun kesal, namun apadaya, situasi itu sudah menjadi rutinitas. Namun ada sejumlah warga mengatakan alangkah baiknya jika Plered segera diatur sedemikian rupa oleh pihak-pihak terkait, sehingga kondisi tersebut jangan terus terjadi berkepanjangan, karena Plered merupakan salah satu dari jantung Purwakarta dengan sebutannya Plered Kota Keramik dan Plered Kota Santri.
Mengawali perbincangannya di salah satu warung kopi menjelang sahur di Plered kemarin, Wahyudin, Sekretaris KNPI Kecamatan Plered menyikapi kondisi macet yang menjadi rutinitas di kecamatan tersebut.
Menurut Wahyu, terkait saat ini pemerintah daerah merencanakan akan merelokasi pasar Plered ke pasar Citeko untuk melerai dan menghindari kemacetan di pasar Plered tersebut, namun pada kenyataannya kebijakan tersebut banyak yang tidak menyetujuinya. Terlebih para pedagang pasar Plered. "Dengan ditolaknya relokasi pasar akibatnya masalah dalam menghindari kemacetan itu akan menhadapi kedala terlebih dahulu, dan akan timbul masalah baru di Plered ini," ungkap Wahyu.
Menurut Wahyu, hal tersebut perlu adanya jalan keluar, sehingga kemacetan yang menjadi rutinitas tidak terjadi lagi dan pertikaian pun jangan sampai terjadi gara-gara penolakan relokasi. "Karena, inti dari kemacetan adalah kurangnya lahan parkir dan lahan para pedagang, akibatnya kendaraan dan pedagang yang terus menjamur menggunakan jalur jalan raya Plered sebagai lahan mereka, lalu persoalannya kenapa Plered harus dipindahkan," tuturnya. (din)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.