Bandara Karawang Dibangun 2015 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Bandara Karawang Dibangun 2015

Bandara Karawang Dibangun 2015

Written By Mang Raka on Kamis, 30 Agustus 2012 | 14.35

-Bakal Dilengkapi Fasilitas Canggih

Rencana Karawang menjadi kawasan untuk perluasan Bandara Soekarno Hatta kembali mencuat. Rencananya sejak awal agar memecah kepadatan Bandara Soekarno-Hatta yang sudah melebihi kapasitas.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono pada acara Indonesia Internatioanal Infrastructure Conference And Exhibition 2012 di Jakarta menawarkan, pengembangan proyek bandara Soekarno-Hatta di sekitar wilayah timur Jakarta yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Karawang. "Jakarta akan memiliki sistem bandara beragam, tidak bergantung pada Cengkareng (Soekarno-Hatta) saja, tapi terletak di bagin timur Jakarta. Kami ingin memecah pembangunan Jabodetabek," ungkap Bambang di JCC, Jakarta, Rabu (29/8).
Nantinya, proses pembiayaan dan pengembangan bandara baru di wilayah timur Jakarta tersebut akan menggunakan skema kerjasama pemerintah dan swasta (Public Private Partnership/PPP). "Apabila bandara baru, akan menggunakan skema PPP. Misalnya bandar udara baru di Jakarta yaitu di bagian timur Jakarta," imbuhnya.
Sebelumnya pihak PT Angkasa Pura II masih mengkaji beberapa opsi terkait pembangunan runway ketiga Bandara Soekarno Hatta. Antaralain membuat runway tambahan di sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan pembangunan runway, termasuk bandara baru di Karawang.
Wakil Direktur PT Angkasa Pura II, Rinaldo J Azis mengungkapkan, untuk membuat runway ketiga ada beberapa opsi yang akan dipilih untuk diputuskan. Pihak AP II tidak menutup kemungkinan perluasan Bandara Soekarno Hatta bisa dilakukan areal lain yang berjauhan. Apalagi jika dalam proses pengadaan lahan mengalami kesulitan. "Opsi-opsi ini kita rinci terus dan kalau tanahnya sulit, kita cari alternatif di timur Jakarta," pungkas Azis.
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti mengatakan, pemerintah serius membangun bandara baru di Karawang. Pembangunan bandara ini untuk mendukung kapasitas Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng yang makin padat. Bandara di Karawang ini bakal mampu menampung sekitar 100 juta penumpang per tahunnya. "Sama dengan Soekarno-Hatta, mungkin tahap I ada 30 juta penumpang, setelah itu bisa sampai 100 juta, itu bisa juga," ungkap Herry pada acara Infrastructure Summit di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8).
Herry menjelaskan, saat ini rencana pembangunan bandara di Karawang masih dalam tahap pengkajian. Namun Herry optimis di 2015 nanti bandara di Karawang ini sudah mulai dibangun. "Itu 2015 baru mulai dibangun, karena 2014 Soekarno-Hatta selesai dibangun. Setelah itu baru di 2014 akhir atau 2015 bandara Karawang baru dibangun," imbuhnya.
Selain itu Herry mengatakan, bandara di Karawang ini bakal bisa untuk melayani penerbangan domestik dan internasional. "Keduanya, domestik maupun internasional," ujarnya.
Dia juga mengatakan, Bandara Karawang akan dilengkapi oleh infrastruktur pendukung moderen. Rencananya bandara internasional ini berkonsep eco-green dilengkapi fasilitas seperti jalan tol dan kereta bandara. "Ada toll road juga sama kereta bandara dari Karawang ke Jakarta," ungkapnya.
Ia menjelaskan, bandara yang akan mendukung operasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang ini akan berkonsep eco-airport. Selain itu, Herry menjelaskan jika ada beberapa investor dari dalam dan luar negeri yang mulai tertarik untuk ikut serta dalam pembangunan bandara Karawang ini. "Bandara akan kita bikin eco-airport," imbuhnya.
Herry menilai untuk proses pendanaan bandara di Karawang ini, akan menggunakan mekanisme kerjasama pemerintah dan swasta (publik private partnership/PPP). "Kita harapkan lewat PPP, kita tawarkan ke swasta," tutupnya.
Secara terpisah, anggota Komisi V DPR RI Yudi Widiana mengatakan, secara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat tak ada peruntukkan untuk pembangunan bandara di Karawang. Berdasarkan RTRW Jawa Barat justru pembangunan bandara internasional akan dibangun di Majalengka.
Yudi mengatakan, pemerintah sebaiknya melihat RTRW dahulu sebelum merencanakan hal tersebut. Meskipun ia mengakui pembangunan bandara di Karawang menjadi kebutuhan, akan tetapi harus sesuai dengan tata ruang yang sudah ada. "Sepengetahuan saya belum ada landasan tata ruang bahwa di Karawang akan dibangun bandara udara, yang ada adalah di Majalengka," katanya, kemarin.
Ia menuturkan, pemerintah harus mengacu pada RTRW untuk membangun infrastruktur. Ia beralasan jika bandara dipaksakan dibangun di Karawang akan berdampak pada ketahanan pangan dalam negeri. "Karena daerah tersebut merupakan lumbung padi," katanya.
Pembangunan bandara di Karawang merupakan hasil rekomendasi Japan International Cooperation Agency (JICA). Pembangunan bandara di Karawang masih menunggu perubahan RTRW pemerintah provinsi. Sesuai Perda No 19/2004 tentang RTRW Karawang, lokasi yang dipilih JICA tempat pembangunan Bandara dicanangkan untuk perluasan kawasan Industri. Lokasi yang dipilih JICA juga sebagian besar, yakni merupakan kawasan hutan yang dikuasai Perum Perhutani di Karawang Selatan. (rk/df)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.